oemah gamelan produk banyumas gamelan jawa desa pekunden banyumas

Banyumas, produkbanyumas.id – Setelah menetapkan diri sebagai desa wisata, Pekunden mulai berbenah demi kesiapannya menyambut wisatawan-wisatawan yang bakal berkunjung ke desa ini. Diantara langkah persiapannya adalah menyiapkan beberapa destinasi yang dikunjungi oleh wisatawan. Salah satunya adalah Oemah Gamelan yang berada di wilayah RT 03 RW 03, desa Pekunden, Kecamatan Banyumas ini.

produk banyumas gamelan jawa desa pekunden banyumas
Oemah Gamelan Desa Wisata Pekunden, Banyumas

Ditemui tim Produk Banyumas, Eko Kuntowibowo, sang pemilik Oemah Gamelan, bercerita banyak hal. Pria yang juga sebagai guru kesenian di SMK N 3 Banyumas ini menceritakan kalau sebetulnya sudah lama menggunakan area rumahnya ini untuk produksi gamelan. Tapi baru Februari tahun 2021, bangunan pendopo yang kemudian menjadikannya sebagai ciri khas Oemah Gamelan, dibangun.

Jadi, Eko Kuntowibowo ini adalah pria kelahiran Purwokerto yang mendapat istri yang tinggal di Desa Kalisube, Banyumas. Ketika pasangan suami istri ini masih tinggal di Kalisube, mereka mulai merintis dengan mendapatkan tanah dan rumah di daerah Pekunden, Banyumas. Awalnya, tanah dan bangunan sederhana yang baru dibeli ini digunakan untuk memproduksi set alat gamelan Jawa. Sebuah usaha yang sudah dirintis Eko sejak masih kuliah di ISI Solo.

Pria asal Dukuhwaluh, Purwokerto ini memang berlatar belakang seniman. Berayahkan seorang dalang dan ibu Pengrawit, bahkan begitu lahir, putra pertama pasangan Taryoko dan Supeni ini langsung dimainkan gamelan di rumahnya. Dibesarkan di lingkungan kesenian milik ayahnya, masa kecil Eko akrab dengan seni karawitan. Bermain dan belajar karawitan dengan para niyaga yang berlatih di rumahnya. Hingga ketika kelas 4 SD, secara khusus didatangkan pelatih untuk mengajarinya bermain kendang.

produk banyumas gamelan jawa desa pekunden banyumas
Eko Kuntowibowo, pemilik Oemah Gamelan, Desa Wisata Pekunden, Banyumas

“Sekarang saya melihat diri saya sendiri seperti ini ada di anak saya yang nomor tiga. Julung Bagaskoro. “Dulu ya saya sama seperti anak saya ini. Kerjaannya ngrusuhi orang yang sedang berlatih karawitan. Ya udah gak papa. Dan hasilnya, Alhamdulillah, anak saya yang berumur 5 tahun ini sudah mulai bisa memainkan wayang kulit.” tutur Eko Kuntowibowo.

“Apalagi di sini juga ada latihan karawitan untuk anak kecil. Sebagai upaya melestarikan kesenian tradisional bagi penerus bangsa. Dengan grup sama-sama anak kecil ini, Julung juga jadi merasa nyaman buat bermain dan berlatih,” imbuh Eko.

Setelah menempati rumah sendiri di Desa Pekunden, Eko Kuntowibowo dan istrinya, Larasati Warihasih, memutuskan untuk membangun pendopo di depan rumahnya. Setelah mencari-cari informasi, Eko mendapatkan informasi perajin pendopo di Kudus, Jawa Tengah. Eko-pun pergi sendiri ke Kudus untuk melihat langsung ke perajin pendopo tersebut. Begitu mendapat kesepakatan, pendopo mulai dikerjakan hingga selesai tanggal 22 Februari 2021.

Uniknya, Eko malahan sempat bingung, setelah pendopo jadi, mau digunakan sebagai apa?

Awalnya, dipakai untuk menaruh 1 set gamelan yang selesai diproduksi dari “rumah (bagian) belakang”, sambil menunggu jadwal diangkut ke sang pemesan gamelan. Akhirnya, dari situ, muncul ide untuk sekalian menggelar 1 set gamelan jadi tersebut untuk kemudian diamanfaatkan terlebih dahulu sebagai alat berlatih karawitan. Sekaligus sebagai penyambut tamu wisatawan yang berkunjung ke situ. Jadilah sekalian mendapat nama : Oemah Gamelan.

Oemah Gamelan memasarkan produksi gamelannya mulai dari harga Rp 70 juta untuk 1 set-nya. Hingga yang kualitas super, ditawarkan di harga 175 juta rupiah. Lama pengerjaanya lebih kurang selama 3 bulan. Tapi tentu tidak menutup kemungkinan bisa jadi lebih cepat dari waktu yang dijanjikan, karena Oemah Gamelan juga memiliki stok gamelan. Ini artinya, di sini memang setiap hari memproduksi gamelan, baik untuk pesanan ataupun untuk stok barang.

Gamelan yang diproduksi digunakan untuk memenuhi permintaan pasar di wilayah Banyumas. Selain itu, tidak jarang pemesanan juga datang dari luar kota atau luar propinsi. Bahkan pernah juga melayani produksi Calung untuk pesanan luar negeri.

Kekhasan gamelan produksi Oemah Gamelan adalah bahan materialnya, yaitu dari besi. Umumnya, gamelan dibuat menggunakan bahan dari perunggu. Akan tetapi, di tangan Eko Kuntowibowo, gamelan yang diproduksinya dari bahan besi. Sampai-sampai ini menjadi sumber keheranan para koleganya di Solo.

“Kenapa harus bersusah-payah pakai besi? Ngabis-abisin waktu dan tenaga saja!”
“Ya nggak pa-pa, namanya juga pengen”, jawab Eko dengan enteng.

Tapi dengan bahan besi inilah, Eko dapat mengklaim bahwa gamelan produksinya ini jadi satu-satunya di dunia, gamelan Jawa yang berbahan besi.

Selain memproduksi set gamelan, Oemah Gamelan juga membuat kerajinan wayang kulit di sini. Kerajinan ini untuk kebutuhan pentas wayang kulit, yang lama pengerjaannya untuk 1 wayang, bisa sampai 15 hari. Sehingga yang diproduksi adalah wayang kulit berkualitas premium.

Dengan beberapa kegiatan yang ada di sini, juga tempat yang representatif, maka Oemah Gamelan pun dilibatkan dalam program Desa Wisata Pekunden. Ikut tergabung dalam Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) “Wisanggeni” Desa Pekunden, Oemah Gamelan menjadi salah satu destinasi wisata desa Pekunden.

Maka kemudian ditetapkan, bagi wisatawan, tiket masuk di Oemah Gamelan adalah Rp 15 ribu per orang. Dengan harga tiket tersebut, pengunjung mendapat souvernir gantungan kunci dari kulit, produksi Oemah Gamelan sendiri. Selain itu, di sini wisatawan akan diajak untuk melihat proses produksi gamelan. Sekaligus dikenalkan ragam jenis gamelan, juga dikenalkan cara menyetel nadanya. Kemudian, pengunjung diajak melihat proses produksi wayang kulit.

produk banyumas gamelan jawa desa pekunden banyumas
Produksi gamelan jawa di Oemah Gamelan, Desa Wisata Pekunden, Banyumas

Setelah mengetahui proses produksinya, kemudian pengunjung diberikan penjelasan hasil jadi produksi gamelan yang digelar di pendopo. Sesudah itu, pengunjung ditawari untuk bermain bersama Oemah Gamelan. Atau bisa saja, diberikan pertunjukan karawitan atau pertunjukan tari lengkap dengan karawitannya. Sesuai dengan permintaan wisatawan sebelum berkunjung ke Oemah Gamelan.

Jika berminat, bisa mengontak langsung dengan pemilik Oemah Gamelan :
Eko Kuntowibowo
Nomor hp : 0856 4743 2002 atau 082 135 144 255

 

Alamat Oemah Gamelan Desa Pekunden, Banyumas

 

Video Liputan Oemah Gamelan Desa Wisata Pekunden Banyumas :

 

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.